Untukmu Kekasihku..

September 14th, 2011 by shanti

Baru dua setengah taun yang lalu aku mengenalmu. Tapi detik ini, posisimu jauh diatas semua orang yang pernah aku kenal dalam hidupku. Kau tau, kutempatkan kau diatas segalanya, selama kau masih menuntunku kepada Sang Pemilik kita.

Bukan, kau bukan laki-laki yang memiliki segalanya. Tapi aku tetap akan berjalan bersamamu, menghadapi semuanya. Kau bukan laki-laki romantis. Tapi aku tetap jatuh cinta lagi setiap kau membelai lembut kelingkingku ditengah keramaian saat kita berdiri menunggu antrian. Kau memang bukan laki-laki dengan kemampuan hebat. Tapi sampai habis nafasku aku tidak akan pernah mau menukarmu dengan lelaki hebat manapun.

Aku mencintai diammu. Aku menyayangi kesederhanaanmu. Aku mengagumi kepedulianmu dalam ketidakpedulianmu sayang… I just love you in your simplicity. I just simply love you for who you are…

Setiap pagi aku mendo’akan untuk bijakmu. Tapi aku rasa, bukan bijak yang membuat kita hidup dengan bahagia bukan? Aku juga mendo’akan cinta dan sayangmu untukku. Tapi lagi-lagi aku temui bahwa aku akan tetap mencintaimu sepenuhnya tanpa peduli seberapa besar cintamu untukku.

Hey, aku mendo’akan kesehatanmu juga! Biarpun kita tau, justru saat kau tidak sehat (aku akan amat sangat tidak menyukai itu) aku akan disisimu sepanjang waktu.

Setelah beberapa waktu, baru aku sadar apa yang benar-benar aku inginkan untukmu…

Do whatever you want to do. Be whatever you want to be.

Somehow I know that I will always love you, whatever you are.

And yes, I’m grateful that i had you today, years ago…

I Miss U, Ayy!!

September 11th, 2011 by shanti

nja

Malam ini, ada banyak kupu-kupu menari di dalam perut.

Saya kangen si mas. Menahan diri untuk gak nulis dan ngaku bahwa saya kangen, lama kelamaan membuat saya mual.

Saya kangen kekasih saya yang lempeng gak ada romantis-romantisnya

i miss u ay

kangen becandaannya

kangen perhatiannya

kangen suaranya saat cerita di telp

terserah kalo si mas menganggap saya seperti anak SMA

tapi setidaknya saya ga pernah berbohong tentang perasaan saya

saya pun senang mengucap sayang. Agar si mas tahu bahwa terkadang sayang itu harus terucap.

Ay, merasakah kau bahwa dalam setiap doa, dirimu selalu hadir dalam bait2 pertama doaku? Doa agar kau selalu sehat, baik dan merasa bahagia?

Merasakah kau dalam setiap doa yang terucap, aku selalu memintaNya menjaga dirimu, dalam tidur dan sadarmu, dalam diam dan gerakmu, dalam tangis dan tawamu. Dalam setiap hal yang kau lakukan.

Ay, Tolong berhenti bertanya

Kenapa aku mencintaimu

Karena tak akan ada masa dan penjelasan yang masuk logika jika menyangkut rasa

kini.. aku bahagia disampingmu!!

October 5th, 2010 by shanti

hands2

suamiku, Sore ini tidaklah berbeda dengan sore-sore sebelumnya yang telah kita lewati, tetap bahagia dan hanya dilalui berdua saja, sepi memang dan tidak seperti keluarga lain yang jam-jam segini sudah ribut suara anak yang bermain-main dengan orang tuanya sambil menonton film kartun di TV, tapi sungguh kita tetap bahagia. Read the rest of this entry »

Betapa Anak Adalah Anugerah..

May 24th, 2010 by shanti

“Kapan papa menimang cucu?”
” Kapan keponakanku hadir? ”
” Sudah sekian tahun kok masih berdua saja?”.

Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang senada yang mungkin maksud pengucapnya adalah menyemangati atau sekedar pemanis sapaan, tetapi bagi saya , pertanyaan seperti itu bisa menjadi beban yang sangat memberatkan. Tak jarang ini adalah curhat saya yang tak henti-henti kepada Sang Khaliq setiap saya sholat, karena tak mungkin saya harus membebani suami dengan me-rewind pertanyaan-pertanyaan yang mereka katakan pada saya.

Saya sangat menyadari bahwa anak-anak adalah pemberian Allah dan Allah belum berkenan atau menunda pemberian tersebut karena suatu hikmah bijak yang Dia ketahui dan semoga kita pun berusaha untuk mengetahui. Ada apa dengan saya sehingga Allah belum berkenan atau Dia menunda pemberian ini? Bukankah sebagai muslim kita meyakini bahwa apa pun yang Allah berikan kepada kita atau ambil dari kita merupakan kebaikan?

Ya Rab.. maafkan hamba jika hamba kurang bersyukur pada-Mu, yang ada dibenak saya adalah hal2 yang belum saya dapat, bukankan saya harus mengubah mind-set saya dengan selalu mengingat apa yang telah Allah kasih..

Kerja dirumah… Memang salah ya?

December 9th, 2009 by shanti

Pagi yang cerah hari ini membuat semangat saya terbangun, setelah sholat shubuh, yang sebelumnya saya selalu terburu2 mempersiapkan keperluan suami, lalu berangkat ke kantor, mulai hari ini, saya punya waktu lebih banyak untuk suami dan untuk diri sendiri juga. ya karena kini saya memutuskan untuk berhenti bekerja secara kantoran, dan mengalihkan tempat kerja saya hanya dari rumah.
Read the rest of this entry »

Aku Kangen Senyum itu..

October 8th, 2009 by shanti

Lama sekali rasanya aku tak lagi mencurahkan perasaanku disini, seiring dengan banyaknya perubahan yang terjadi di hidupku, ya.. perubahan yang benar2 drastis. aq tak percaya bahwa sekarang aku telah sampai di perjalanan ini, sedemikian cepatnya, sedemikian mengagumkan dengan segala suka dukanya, kini kusadar, semua takkan terjadi tanpa campur tangan-Nya.. Subhanallah..

Pagi ini, aku mendapat tawaran menjadi kandidat Queen of the month dari mba Julie, respon pertama yg aku terima, heran!! aku sudah lama banget ga posting, blog walking, dan beraktifitas dengan blog ini. kemampuan menulisku juga sudah tak ada, rasanya setiap mau posting, tumpul otak ini, bingung mau mulai dari mana..

Banyak yang sudah kudapatkan dengan nge-Blog ini, teman2 yang bagiku tak bisa tergantikan dengan apapun, kesetiakawanan, dan apapun yang tak bisa kubeberkan satu per satu. meskipun aku belum pernah ada kesempatan untuk kopdar seperti yang lain2..

Kangen!!

June 17th, 2009 by shanti

Dear All..

wah.. rasanya lama banget ya aku ga pernah lagi nulis di blog ku ini, maaf banget buat temen-temen yang berkunjung kesini, namun kecewa karena tidak ada update-an posting ini. bener kata temen2, lama ga nulis, bikin otak ini tumpul, bingung mau nulis apa..

ya akhirnya.. untuk posting ‘perdana’ ini, saya ingin berbagi foto pernikahan saya yang kemaren ya..

Memilikimu..

March 25th, 2009 by shanti

images

Memiliki seorang sepertimu, seperti memiliki sebuah tempat bersandar bagiku. aku hanyalah seorang perempuan dengan segala keterbatasannya, yang tak pernah yakin akan setiap keputusan yang diambil, yang membutuhkan seseorang untuk bertanya dan mengambil keputusan..

Memiliki seorang sepertimu, membuatku merasa dibutuhkan, saat kau lelah, kau rebahkan kepalamu dipangkuanku, meski tanpa kata, tak lama kaupun tertidur, membuatku sadar, ditengah kekerasan hatimu, kau membutuhkanku untuk selalu menemanimu..

Memiliki seorang sepertimu.. membuatku sadar, aku tak bisa hidup sendiri, tak bisa memikirkan diri sendiri, karena kini ada hati lain yang harus kujaga, ada cinta yang harus terus dipupuk, dan ada dada yang bisa buatku bersandar ketika lelah..

Terima kasih.. atas kebahagiaan ini.. atas rasa ini..

Taukah kau.. aku tak suka diragukan..!!

March 19th, 2009 by shanti

saat-saat seperti ini, kumerasa sendiri melaluinya. aku tak tahu apa yg ada dibenakmu, yang kutahu kau selalu curiga, ya.. kau mulai mempertanyakan cintaku. pernahkah kau berpikir, takkan mungkin kupersiapkan pernikahan ini apabila ku tak mencintaimu, takkan mungkin kuterima lamaranmu, takkan mungkin kau biarkan dirimu mengisi hari-hariku beberapa bulan terakhir ini… namun apakah semua harus terucap lewat kata??

Sebulan lagi kita menikah, undangan pun sudah siap dikirim, seluruh keluarga pun tengah bersiap-siap menyelenggarakan resepsi pernikahan kita, tapi mengapa kau lebih mendengarkan omongan orang, yang hanya sirik atas kebahagiaan kita, yang hanya akan mengganjal langkah kita..

taukah kau, aku merasa ragu akan dirimu, bukan karena ku tak mencintaimu, tapi sanggupkah kau membuatku percaya, aku bisa bersandar padamu, berjalan bersamamu, berbagi suka dan duka…

taukah kau, aku tak suka diragukan, terlambat buat kita untuk saling mempertanyakan cinta masing-masing, tidak ada jalan mundur.. kita harus berjuang demi cinta ini…

Aku tahu.. ini ujian…

March 18th, 2009 by shanti

img_0054a_resize

Entah apa yang harus kulakukan untuk mengatasi kegundahan ini. semakin mendekat ke hari pernikahan, semakin banyak ujian yang menghampiri. keraguan selalu muncul seakan menghalangiku tuk melangkah..
Ya Allah.. dia adalah calon Ayah dari anak-anakku nanti, dia adalah seseorang yang kau hadirkan di hidupku, mengisi kekosongan dan menjadi tempat ku bersandar selama beberapa bulan terakhir ini, tapi mengapa baru kali ini kau hadirkan keraguan yang amat hebat di hati kami..
Undangan sudah dipesan, sovenir siap untuk diambil, kebaya pun sudah hampir jadi, kumohon buang semua keraguan ini ya Rabb..
Dia adalah bagian kecil dari masa lalu kita, bukankah masa lalu adalah alasan kita bisa berdiri kokoh hingga hari ini, maka janganlah berharap menghapus masa lalu karena takkan mungkin, berilah kami kekuatan untuk bisa melihat kedepan, tentang apa yang harus kita jalani.. bersama…